Penyakit akibat emosi ternyata sudah diketahui dan diteliti oleh para ahli.

Emosi yang kurang terkendali akan menyebabkan berbagai penyakit datang menyerang.

Munculnya penyakit ini bisa saja sangat berbahaya karena melibatkan organ tubuh dan emosional.

Untuk itu sangatlah penting bagi kita mengendalikan diri agar tidak terjadi gangguan emosi.foto gambar artikel informasi website tazakka group herbal sukoharjo tentang emosi marah berpotensi menyebabkan penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan penyakit lainnya.

Gangguan emosional ini lebih dikenal dengan istilah Psikosomatik.

Salah satu gangguan emosional yang sering terjadi ialah kesulitan mengendalikan perasaan marah.

Dan tahukah anda bahwa ketika sedang marah berbagai penyakit bisa saja menyerang dan membahayakan kesehatan tubuh.

Seperti apa penyakit yang disebabkab akibat emosi marah ?.

Sebelum itu, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu tentang gangguan psikosomatik.

Dikutip dari motheranbaby.co.id, Gangguan psikosomatik merupakan gangguan psikis dan emosional yang melibatkan pikiran dan tubuh, sehingga menyebabkan gangguan fisik.

Beberapa keluhan fisik yang umumnya dirasakan penderita psikosomatik, di antaranya :

  • Sakit kepala,
  • Merasa lemah,
  • Banyak berkeringat,
  • Jantung berdebar,
  • Sesak napas,
  • Gangguan pada lambung,
  • Diare,
  • Mual,
  • Dan lain sebagainya.

Lalu Apa Penyakit Akibat Perasaan Emosi Marah ?.

Seperti judul pada gambar di atas, Waspada !, Emosi Marah Berpotensi Penyakit Jantung, Gangguan Pencernaan Dan Penyakit Lainnya.

  • Serangan jantung.

Ternyata sifat pemarah bukan hanya membuat orang disekitar kita tidak betah.

Tetapi kesehatan anda pun bisa terganggu.

Seperti gangguan pencernaaan, sakit kepala, depresi, hipertensi, cemas, sering sakit dan serangan jantung.

Bagaimana tidak.

Hal ini sesuai dengan sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The European Heart Journal Acute Cardiovascular Care.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa orang yang memiliki episode marah secara intens akan meningkatkan sampai 8,5 kali terkena serangan jantung dua jam kemudian.

Amarah memicu serangan jantung masih belum diketahui.

Tetapi ada dugaan kuat stres dapat meningkatkan aktivitas pada detak jantung dan tekanan darah, penyempitan pembuluh darah, pemecahan plak, dan pembekuan yang akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung.

Penyataan diatas kami kutip dari lifestyle.kompas.com.

  • Gangguan Pencernaan.

Sadar atau tidak, Ketika marah asam lambung akan terus meningkat.

Banyak penelitian menyatakan bahwa ada kaitan antara emosi dengan peningkatan asam lambung.

Asam lambung yang meningkat ini dapat menyebabkan gejala seperti panas pada ulu hati, nyeri, mual, rasa penuh, dan sebagainya.

Tetapi, tidak semua orang merasakan gejalanya.

Teori yang lain adalah stress tidak meningkatkan asam lambung, namun meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap asam lambung.

Sehingga dapat timbul gejala seperti peningkatan asam lambung.

Jika memang Anda mengalami gejala ini karena stress, gejala dapat membaik dengan sendirinya.

Tetapi apabila gejala bertahan dan mengganggu Anda, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

(Sumber : alodokter.com)

  • Sakit Kepala.

Faktanya, kemarahan memang dapat memberikan efek buruk bagi tubuh, salah satunya sakit kepala.

Kemarahan yang berlangsung selama beberapa detik dapat menyebabkan tekanan secara fisik dan psikis.

Hormon yang meluap melalui aliran darah membuat otot yang lentur menjadi tegang dan pikiran bekerja lebih keras dari biasanya.

Kombinasi dari tindakan yang tidak diinginkan inilah yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Saat kemarahan ini terjadi, tekanan darah serta suhu tubuh akan meningkat, napas dan jantung berpacu lebih cepat, dan pupil mata mulai membesar.

Efek dari pelepasan hormon adrenalin dan kortisol inilah yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah dikarenakan berkurangnya asupan oksigen dan nutrisi ke otak.

Inilah yang akhirnya menyebabkan Anda akan mengalami sakit kepala ketika marah.

Selain ketiga penyakit diatas, berikut beberapa penyakit lain yang bisa ditimbulkan akibat perasaan marah.

  1. Depresi atau stress.
  2. Tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  3. Stroke.
  4. Gangguan tidur atau insomnia.
  5. Gangguan pernapasan seperti asma.
  6. Perasaan cemas.
  7. Daya tahan tubuh sehingga sering sakit

Bagaimana Cara Mengatasi Perasaan Marah ?.

Marah merupakan sebuah perasaan yang sangat manusiawi.

Terkadang dalam hidup akan ada hal yang membuat kita jengkel dan tidak nyaman, atau sakit hati sehingga merasakan marah.

Penyebab kita merasa marah pastinya akan selalu ada.

Namun persoalannya adalah bagaimana kita mengelola rasa marah itu menjadi sesuatu yang dapat kita kendalikan, dan bukan sesuatu yang merusak.

Sebelum hal yang tidak diinginka terjadi, Lakukan tips berikut ini tentang cara mengatasi perasaan marah yang kami kutip dari beberapa sumber.

  1. Diam dan menjaga perkataan.
  2. Beralih posisi atau pindah dari tempat asal.
  3. Tarik napas dalam-dalam.
  4. Usahakan tetap tenang.
  5. Pikirkan solusi, bukan penyebab marah.
  6. Ketahui dampaknya.
  7. Acuhkan orang yang memprovokasi.
  8. Ingat, mengalah bukan berarti kalah.
  9. Damai itu indah.
  10. Tanamkan dalam hati bahwa marah tidak akan menyelesaikan masalah.

Sebenarnya masih banyak sekali informasi seputas perasaan emosi dan dampak penyakit yang ditimbulkan akibat marah.

Namun demikian artikel kami tentang penyakit akibat perasaan marah dan solusi untuk mengatasinya.

Terima kasih dan sayangi diri serta orang disekitar anda.

Salam herbal.

Ini Daftar Penyakit Yang Bisa Ditimbulkan Jika Sering Marah-Marah.
Tagged on:                                                                                                                                                                                                     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *