tips cara memilih produk obat herbal yang baik

Cara memilih herbal yang benar sangat dianjurkan khususnya bagi anda yang hendak melakukan pengobatan alternatif secara alami.

Membedakan produk kesehatan jamu herbal yang asli dengan yang palsu sebenarnya tidaklah sulit.

Anda hanya perlu mengetahui point apa saja yang dijadikan patokan dalam memilih produk herbal.

Karena jika salah pilih, kesehatan anda menjadi taruhannya.

Beruntung BPOM selaku pihak berwenang yang menangani hal ini telah memberikan tips praktis bagi kita dalam memilih produk obat tradisional yang benar.

Sebut saja dengan istilah KLIKK.

KLIKK terdiri dari 5 (lima) huruf yang mewakili kemasan, label, izin edar, kadaluarsa dan khasiat.

Dan untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

  • Kemasan.

Ketika anda akan memilih produk herbal hendaklah memastikan kemasan produk dalam keadaan baik, tidak rusak maupun cacat.

Karena kemasan yang rusak akan mempengaruhi kualitas dari isi produk tersebut.

  • Label.

Pastikan anda membaca informasi mengenai produk yang tertera pada labelnya dengan cermat.

Perhatikan  pula keterangan label yang memberikan informasi secara khusus seperti anjuran cara pemakaian dan peringatan.

  • Izin edar

Semua produk yang baik seharusnya memiliki izin edar resmi dari Badan POM.

Anda bisa mengetahui kode atau nomor registrasi produk pada kemasan produk.

Biasanya kode dan nomor izin edar tersebut berbeda sesuai dengan jenis produknya, seperti :

-TR = Obat Tradisional Indonesia.

-TI = Obat Tradisional Import.

-TL = Obat Tradisional Lisensi.

-OHT = Obat Herbal Terstandar.

-FF = Fitofarmaka.

  • Kadaluarsa.

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, BPOM, Suratmono, menjelaskan bahwa kadarluarsa dapat diartikan, masa habis berlakunya sebuah produk untuk dikonsumsi.

Tapi, penyimpanan yang keliru, bisa membuat sebuah makanan justru cepat basi sebelum masa kadarluarsa.

Jadi, anda pastikan produk tersebut memiliki masa kadaluarsa yang masih lama.

Hal ini sangat penting karena produk yang produk yang kadaluarsanya sudah habis tidak lagi disarankan untuk dikonsumsi secara aman.

  • Khasiat.

Memilih obat kesehatan alami seperti herbal hendaknya anda mengetahui manfaat atau khasiat  pada masing-masing kandungannya.

Karena herbal sebagian besar terbuat dari bahan tanaman, Anda perlu memiliki pengetahuan lebih seputar khasiat tanaman obat.

Dengan seperti itu, anda akan lebih jeli dalam memilih produk mana yang cocok untuk mengatasi keluhan kesehatan.

Sehingga produk yang dikonsumsi lebih tepat guna dan khasiatnya menjadi maksimal.

Baca juga : Buku kumpulan khasiat tanaman obat herbal Tazakka.

Perlu diketahui juga bahwa obat tradisional yang aman tidak memberikan efek cespleng/ instan.

Karena memang sifat obat herbal terlebih dulu membangun jaringan tubuh yang rusak dan memperbaikinya secara perlahan.

Bahkan anda perlu berhati-hati jika obat herbal yang anda konsumsi dapat menyembuhkan penyakit dengan cepat.

Karena bisa berindikasi mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).

Baca juga : Seperti ini reaksi obat herbal dan waktu yang tepat meminumnya.

Demikian informasi singkat seputar cara memilih produk obat tradisional herbal yang baik dan benar sesuai anjuran dari BPOM.

Semoga kita menjadi masyarakat yaang lebih cerdas dalam memilih produk kesehatan.

Salam herbal.

Cara Memilih Herbal Yang Benar Sesuai Anjuran BPOM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *